Surat Cinta Untuk Istri Yang Kaucintai Di Bulan September - Halley Kawistoro

Latest

Blog Pribadi Sebagai Sarana Informasi mengenai Bahasa Indonesia Berupa Karya sastra Puisi Dan Cerita Pendek. Serta Berbagi Informasi dunia Pendidikan, Umum, kesehatan dan Berita.

INFO

12 September 2017

Surat Cinta Untuk Istri Yang Kaucintai Di Bulan September

Salam Hangat dan Hormat
Kepada pembaca dan pengunjung semua. Saya bagikan surat cinta yang saya ketik untuk ultahnya sahabat pendamping hidup dan tulang rusuk saya. Bisa juga anda pakai cara yang sama.

Janji
Surat Cinta Untukmu Istriku.

Apa kabar sayang, hari ini jelang peringatan kelahiranmu. Aku masih ingat saat kau yang membawakanku sebuah kue tart mini untuk diberikan padaku. Iya...aku memang suka sekali dengan makanan. Berapa harganya kue itu? Tak usah ditanya sudah kubayar. Jawabanmu ketika masih belum berstatus suami istri.

Aku masih ingat sayang. Kita berlibur bersama hanya pergi menuju restoran cepat saji dan menikmati makanan favorit. Aku masih ingat sayang kita duduk bersebelahan dalam mobil angkutan perkotaan. Aku masih ingat sayang satu tanganmu di pinggang saat kita naik motor scutter bersama. Aku masih ingat sayang saat memanjat pagar dan menemuimu berdua menatap bintang.

Aku masih ingat kulit merah merona dipipimu memancarkan rindu yang selalu untukku. Aku masih ingat harum parfum yang kau pakai begitu lembut menyapaku di kala perjumpaan. Tubuhmu juga begitu sempurna sebagai seorang gadis. Ya aku ingat itu.

Aku tahu kamu tak lagi muda, parfummu tak ada. Tak pernah kubelikan karena aku lupa atau memang tak berpunya.

Aku tahu kamu sudah tak lagi merasa bahagia. Tubuhmu menggumpal besar tak lagi indah. Sorot matamu juga seakan hendak menerkam. Aku tahu teriakan kencangmu di pagi hari sambil memegang sapu dan berlari memasak nasi, dan kini menyusui bayi. Aku tahu aku tak boleh sedih atau menangis. Karena kau tak akan juga tahu arti airmata ini.

Entah berapa lama engkau menahan lapar, entah berapa lama tanganmu pegal menggosok pakaian, entah berapa lama matamu perih di dapur. Atau kulitmu rusak terjemur terik dan panas. Entah aku harus berkata apa lagi?

Istriku disana banyak lelaki yang lebih hebat tetapi kau mau memilihku
Istriku disana banyak lelaki yang lebih sigap untuk menjagamu
Istriku disana banyak lelaki yang lebih kuat dan kaya tapi aku yang kau puja
Ya aku hanya berusaha untuk bisa membelikanmu bedak dan memerahkan kembali bibirmu dengan lipstik terbaik agar cantikmu kembali untukku.
Ya aku hanya berusaha untuk bisa membelikanmu gaun sederhana dan menikmati malam berdua.
Ya aku hanya berusaha keringatku tak sia-sia dan menghasilkan jerih-payah.
Istriku selamat hari lahir...tahun ini dan entah sampai kapan?
Aku belum bisa menjawab kapan ku bisa memberikanmu hadiah.
Aku hanya meminta doamu untuk kesetiaanku. Untuk dimudahkan rejekiku. Untuk diringankan langkahku dalam bekerja.

Aku panjatkan untaian kata ini sebagai doa dan rasa terima kasih atas waktu kita bersama. Sampai renta dan kita tak lagi muda. Aku panjatkan ungkapan bangga telah menjadikanku raja di rumah. Menjadikanku istimewa. Menemaniku disaat terpuruk duka dan sepi. Menghiburku di kala durjana menghantui. Menguatkanku disaat lemah dan takut menghadapi dunia.

Aku hanya ingin melihatmu tersenyum lebar menjadikan mu satu-satunya primadona saat apapun yang terjadi. Apa yang kupunya adalah milikmu. Hanya itu kata-kataku jadikan aku menepati janji untuk setia sehidup dan terpisah Mati.

Selamat hari lahir 18 september dari April yang sama.
Semoga selamanya. Aminn

Hormat saya,


Penulis

No comments:

Post a Comment

INFO LAINNYA

loading...
//